You are here > Home SDM Plus - Edisi 121 Januari 2011 UPT P2TK Surabaya akan Latih 500 Orang Wirausaha Baru
Sat 25 Oct 2014
UPT P2TK Surabaya akan Latih 500 Orang Wirausaha Baru

Pemerintah menggelar pelatihan wirausaha sebagai upaya mengurangi ketergantungan pencari kerja pada pekerjaan formal. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menargetkan melatih 10.000 orang wirausaha baru. Sedangkan UPT Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Surabaya akan melatih 500 orang sepanjang tahun 2011.

Pelatihan wirausaha baru (WUB) diawali dengan pelatihan terhadap 50 orang alumni UPT Pelatihan Kerja Jember dan Situbondo, 24-27 Januari 2011. Mereka mendapatkan pelatihan manajemen usaha, pemasaran, dan pengelolaan pembukuan sederhana. Pelatihan diberikan oleh instruktur UPT P2TK Surabaya, dengan ceramah, diskusi, kerja kelompok, dan problem solving. ‘’Memang kami memberikan bantuan peralatan kerja,  tapi saya yakin anda ikut pelatihan ini karena ingin sukses dalam usaha,”kata Kepala UPT P2TK Surabaya Moh Anwar Is pada acara pembukaan pelatihan tersebut. Anwar Is juga menyempatkan diri untuk melihat langsung rintisan usaha peserta menjahit dan prosesing di Jember.

Peserta pelatihan berasal dari alumni UPT Pelatihan Kerja, yang sudah memulai usaha atau punya motivasi kuat dalam berusaha mandiri. Di Situbondo, peserta berasal dari kejuruan salon sebanyak 8 orang, otomotif (2 orang), prosesing (3 orang), las (4 orang), elektronika (2 orang), servis AC (1 orang), dan menjahit (5 orang). Sedangkan di Jember, peserta sedang membuka usaha di bidang servis elektronika sebanyak 3 orang, menjahit (7 orang), bangunan/paving (4 orang), prosesing (6 orang), dan otomotif (5 orang).

Anwar Is mengharapkan, pelatihan wirausaha ini akan memacu motivasi pe–serta untuk berhasil dalam mengembangkan usaha yang sedang dirintis. Ia juga mengingatkan agar peserta tidak mudah menyerah dalam berusaha. ‘’Kalau kita lihat Ciputra sekarang, yang kita lihat suksesnya. Padahal, sebelum seperti itu (sukses, red), dia juga jatuh bangun. Pro–ses jatuh bangun memang harus dilalui untuk sukses berwirausaha. Mental seperti ini harus dimiliki oleh para pemuda seperti Anda,”tegas Anwar Is.
Baru 0,18 Persen

Pemerintah menilai kelahiran wira–usaha usaha baru di kalangan pemuda memang sangat mendesak. Data Kemenakertrans menyebutkan, sampai ini jumlah wirausaha di Indonesia baru sekitar 0,18 persen dari total penduduk di Indonesia, sehingga perlu upaya bersama antara pemerintah dan dunia usaha menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada masyarakat. Dibandingkan dengan Ma–laysia, Indonesia jauh tertinggal di mana negeri jiran itu jumlah wirausahanya su–dah mencapai 2 persen dari total jumlah penduduknya.

Kemenakertrans sendiri menargetkan mencetak 10.000 orang wirausaha baru sepanjang tahun 2011. Kepala Balai Besar Pelatihan Produktivitas Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kemenakertrans, Nora Ekaliana me–ngatakan, dalam mengembangkan wira–usaha pada tahun 2011 ini dan tahun-tahun mendatang ada beberapa hal yang dilakukan. Pertama, start up, yakni membentuk wirausaha baru. ‘’Orang-orang yang baru lulus dari perguruan tinggi, sekolah menengah dan pengang–gur kita bawa ke Balai Latihan Kerja untuk dididik jadi wirausaha,”kata dia.

Kedua, survive, artinya, bagaimana memajukkan wirausaha yang keberadaannya merana yang pada 2010 berjumlah 200 dan berhasil dimajukan. ‘’Mereka-mereka ini kita panggil, kita latih agar mereka tidak merana,” kata dia. Ketiga, scale up. Artinya, bagaimana pe–merintah berusaha agar pengusaha atau wirausaha kecil menjadi besar. Tahun 2011 ini, kata dia, ada sekitar 200 wira–usaha kecil akan menjadi besar. ‘’Ini masuk dalam program kita,” kata dia. Keempat,  Kemenakertrans mulai mendidik dan melatih mantan kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, terutama pekerja rumah tangga menjadi wirausaha.  ‘’Kita ingin mereka tidak pergi ke luar negeri lagi tapi membangun pekerjaan sendiri di negeri sendiri (daerah masing-masing,”kata dia.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar saat membuka Rapat Paripurna Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) di Kantor Kemenakertrans, Jakarta Desember 2010 mengakui tidak mudah melahirkan wirausaha baru. Pelatihan wirausaha yang dilakukan pemerintah maupun swasta memang telah memberikan kemajuan motivasi wirausaha dan membuka lapangan kerja baru. Tetapi pada tingkat implementasi keberhasilan pelatihan wirausaha baru mencapai 20 persen dari 5.000 orang peserta pelatihan pada tahun 2010.

Ditambahkan Muhaimin, yang perlu diperhatikan adalah pendampingan yang selama ini dilupakan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.  ‘’Untuk tahun 2011 nanti, kita targetkan pelatihan kewirausahaan sebanyak 10.000 orang peserta. Pelatihan kewirausahaan ini akan dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah kab/kota dan provinsi serta pihak swasta,”kata Muhaimin. Nantinya pelatihan wirausaha akan mengarah pada sektor-sektor usaha yang padat modal/teknologi tinggi dan meman–faatkan sumber daya alam yang melimpah memberikan kontribusi yang lebih besar kepada pertumbuhan ekonomi nasional. (Ilham UPT P2TK)

 

Menu Lain

Quick Link

 

Data Pengunjung

Kami punya 29 tamu online
DINAS TENAGA KERJA, TRANSMIGRASI DAN KEPENDUDUKAN
PROVINSI JAWA TIMUR
Jl. Dukuh Menanggal 124-126 - Surabaya
Telp./Fax. : 031-8284078, 8280254
E-Mail : disnakerprovjatim@yahoo.com
- Sebaiknya Menggunakan Browser Mozilla Firefox Dengan Resolusi 1280 x 1024 -