You are here > Home SDM Plus - Edisi 124 April 2011 Penerapan SMK3 dan Pembentukan Ahli K3
Sat 19 Apr 2014
Penerapan SMK3 dan Pembentukan Ahli K3 Cetak
Selasa, 10 Mei 2011 09:25

Perkembangan dunia perdagangan dan industri belakangan ini telah menuju pada era globalisasi, sudah hampir tidak terdapat lagi batas secara fisik antar negara. Perdagangan ekspor dan impor, baik barang ataupun jasa yang semula banyak dibebani dengan biaya-biaya tambahan berupa berbagai macam pajak kini secara perlahan-lahan telah dihilangkan. Di sisi lain negara-negara pengimpor terutama dari negara maju mensyaratkan hambatan dalam bentuk lain. Persyaratan tersebut tidak diperbolehkan dalam bentuk tarif melainkan dalam bentuk-bentuk kepuasan pelanggan.

Beberapa persyaratan yang saat ini sudah dikenal luas dalam penggunaannya adalah Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan, Sertifikasi Produk dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Saat ini untuk masing-masing persyaratan tersebut telah memiliki standar baik internasional, regional maupun nasional yang dikeluarkan oleh masing-masing badan akreditasi maupun badan sertifikasi dimana untuk membuktikan terpenuhinya persyaratan tersebut di suatu tempat kerja harus dibuktikan melalui pelaksanaan audit yang merupakan suatu bagian dari proses akreditasi maupun sertifikasi.
Adanya persyaratan tersebut semakin menyadarkan akan pentingnya kebutuhan pengelolaan K3 dalam bentuk manajemen yang sistematis dan mendasar agar dapat terintegrasi dengan manajemen perusahaan yang lain. Integrasi ini diawali dengan kebijakan dari perusahaan untuk menerapkan suatu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk mengelola K3. Untuk itu Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jawa Timur mengadakan Bimtek Penerapan SMK3 agar pihak manajemen atau pengurus perusahaan dapat menerapkan SMK3 dengan baik di perusahaannya.

Maksud dari kegiatan Bimtek Penerapan Sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Perusahaan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku kerja bagi seluruh tenaga kerja serta meningkatkan kesadaran dan perilaku kerja bagi seluruh tenaga kerja serta meningkatkan produktivitas kerja sehingga dalam melaksanakan tugas-tugasnya dapat memberikan manfaat terhadap lingkungan kerja dan tenaga kerjanya. Adapun tujuannya adalah untuk menghasilkan tenaga kerja profesional didalam sistem manajemen K3 dalam melaksanakan dan penerapan Norma K3 di tempat kerja.

Peserta Bimtek Penerapan SMK3 kali ini sebanyak 30 orang dari berbagai perusahaan dari 15 kabupaten/kota, yaitu Kota Surabaya (7 orang), Sidoarjo (9 orang), Gresik (4 orang), Kabupaten Mojokerto (2 orang), Kabupaten Pasuruan (4 orang), Nganjuk (1 orang), Jember (1 orang), Kota  Batu (1 orang), dan Kabupaten   Malang (1 orang).

Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari PT Sucofindo, PT Jatim Asspek Nusantara dan PT HM Sampoerna dan pejabat struktural Disnakertransduk Jatim. Sedangkan jumlah elemen dan kreteria SMK3 berdasarkan Perkemanker No 05/MEN/1996 adalah pembangunan dan pemeliharaan komitmen, strategi pendokumentasian, peninjauan ulang perancangan design dan kontrak, pengendalian dokumen, pembelian, keamanan bekerja, standard pemantauan, pelaporan dan perbaikan kekurangan, pengelolaan material dan perpindahannya, pengumpulan dan pengolahan data, audit SMK3, pengembangan ketrampilan dan kemampuan. Sedangkan penerima SMK3 di Jatim dimulai tahun 2000 hingga 2011 ini sebanyak 19 perusahaan, yang merupakan pnerima terbanyak.

Pembentukan Ahli K3 Umum

Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian dari integritas system manajemen yang ada di perusahaan. Dalam implementasinya memerlukan tenaga dengan keahlian khusus yang duduk sebagai motivator dalam organisasi K3 di perusahaan atau yang kita kenal sebagai Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (AK3) sesuai dengan Peraturan Menteri tenaga Kerja No. Per.04/Men/1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Peraturan Menteri tenaga Kerja Nomor Per.02/Men/1992 tentang Tata cara Penunjukan dan kewajiban serta wewenang Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Mereka adalah profesional dan praktisi Keselamatan dan Kesehatan kerja yang lebih banyak bekerja secara mental diantaranya memberikan masukan berupa syarat dan saran K3 berdasarkan tingkatan keilmuan yang dimiliki kepada perusahaan melalui jabatan Sekretaris K3 di lembaga P2K3.

Mengingat pesatnya perkembangan teknogi dan keilmuan sebagai basis pendukung eksistensi perusahaan, maka diperlukan lebih banyak mencetak Ahli K3 sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah untuk melaksanakan usaha keselamatan dan kesehatan kerja yang merupakan tanggung jawab semua pihak, yaitu pemerintah, pengusaha, tenaga kerja serta masyarakat. Upaya peningkatan pengetahuan dan wawasan bagi calon Ahli K3 dimaksud diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal pada perusahaan terutama dalam rangka upaya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja mencapai efisiensi dan produktivitas kerja, yang akhirnya mencapai Zero Accident.

Upaya pembetukan Ahli K3 untuk memberikan pembekalan sekaligus evaluasi bagi calon Ahli K3 selaku sekretaris P2K3 dengan harapan tugas dan fungsi P2K3 dapat berjalan sesuai tupoksinya dan dapat  memberikan kontribusi maksimal dalam mengupayakan terciptanya tempat kerja yang aman, selamat hingga mencapat target Nihil Kecelakaan di tempat kerja. Untuk itu Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jawa Timur mengadakan Pembekalan bagi Calon Ahli K3 Umum dengan harapan nantinya kinerja pengurus P2K3 di perusahaan yang merupakan kepanjangan tangan fungsi pengawasan di tempat kerja dapat secara maksimal diterapkan dengan baik diperusahaannya, sehingga pada saatnya dapat mencapai nihil kecelakaan  di tempat kerja.

Peserta pembekalan calon Ahli K3 Umum berasal dari Sidoarjo (4), Gresik (2), Kabupaten Mojokerto (1), Jombang (1), Kabupaten Pasuruan (3), Pacitan (1), Jember (2), Ngawi (1), Kota Batu (2), Surabaya (10), Kabupaten Kediri (1), Sumenep (1), dan Sragen Jawa Tengah (1). Hingga kini jumlah ahli K3 terus bertambah, karena sejak tahun 2006 bertambah sekitar 30 orang setiap tahunnya. *

Oleh: Dyah Ekowati, Wasnaker

 

Menu Lain

Quick Link

 

Data Pengunjung

Kami punya 25 tamu online
DINAS TENAGA KERJA, TRANSMIGRASI DAN KEPENDUDUKAN
PROVINSI JAWA TIMUR
Jl. Dukuh Menanggal 124-126 - Surabaya
Telp./Fax. : 031-8284078, 8280254
E-Mail : disnakerprovjatim@yahoo.com
- Sebaiknya Menggunakan Browser Mozilla Firefox Dengan Resolusi 1280 x 1024 -