You are here > Home Articles - Ketenagakerjaan
Thu 23 Oct 2014
Ketenagakerjaan


Kepala BNP2TKI Sambut Baik Hasil Uji MK Terhadap Pasal UU 39/2004

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indoneaia (BNP2TKI) Gatot Abdullah Mansyur menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan uji materi UU tentang Perlindungan TKI.Hari ini, Kamis (16/10/2014), MK telah mengabulkan gugatan terhadap pasal 59 UU No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di luar negeri. Pasal tersebut menyatakan bahwa TKI yang bekerja di perseorangan diharuska kembali ke Tanah Air saat hendak memperpanjang kontraknya."Itu baik, artinya ada kebebasan bagi TKI apa mau pulang dulu atau lanjut," kata Gatot kepada Bisnis.com, Kamis (16/10/2014).

Namun, Gatot mengingatkan agar seluruh pihak terkait tetap memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terhadap seluruh TKI tersebut. "Harus tetap difasilitasi dengan perlindungan seperti perlunya perpanjangan kontrak dan asuransinya dipenuhi, lapor KBRI/KJRI serta perpanjangan KTKLN . Agar masih terpantau Perwakilan RI," paparnya.


Menurut ketentuan itu, setelah perjanjian kerja berakhir, TKI yang bekerja kepada pengguna perseorangan diwajibkan pulang terlebih dulu ke Indonesia untuk memperpanjang perjanjian kerja. Tapi, bagi TKI yang bekerja selain pada pengguna perseorangan, mereka tidak terkena kewajiban untuk pulang terlebih dulu ke Indonesia untuk memperpanjang masa kerja."Kontraproduktif jika ketentuan yang mengharuskan pulang terlebih dulu ke Indonesia ternyata justru menyulitkan TKI yang bersangkutan untuk kembali bekerja pada majikan yang sama," kata hakim konstitusi lainnya, Arief Hidayat, saat membacakan putusan. Tak hanya itu, TKI yang bersangkutan juga kerap kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sama."Padahal, jika tidak pulang terlebih dulu ke Indonesia, TKI bersangkutan dapat bekerja pada majikan dan/atau kualitas pekerjaan yang sama," kata Arief. Mahkamah menilai pasal itu tidak memberikan perlindungan kepada TKI, melainkan hanya mengikat jasa penyalur buruh migran.(kompas.com 17/10)

 

 
ILO beri penghargaan Peduli Lowongan Kaum Difabel Bagi Walikota Mojokerto

Mojokerto, 15 oktober 2014. International Labour Organization (ILO), organisasi pekerja internasional  Rabu (15/10/2014) melalui Project Manager ILO untuk Program Difabel, memberikan penghargaan kepada Walikota Mojokerto atas kepeduliannya memberi akses lowongan bagi kaum difabel. Penghargaan ILO  ini baru pertama kali di Indonesia diberikan kepada unsur pemerintah terutama pimpinan daerah. Demikian hal tersebut  disampaikan oleh Mrs. Michiko mewakili Direktur  ILO Jakarta. Selama ini, penghargaan ILO terutama atas kepedulian member peluang kerja terhadap kaum difabel diberikan kepada perusahaan, sesuai amanat UU No.4 tahun 1997, dimana setiap 100 orang pekerja diperusahaan wajib mempekerjakan 1 orang pekerja difabel. Acara pemberian penghargaan dikemas dalam acara pembukaan Bursa Kerja Gratis (Job Fair) yang diselenggarakan Disnakertrans Kota Mojokerto di GOR Seni Mojokerto. ILO menganggap,  kota mojokerto  memiliki keunggulan dan kepedulian dan implementasi nyata   dibanding  daerah lainnya, dalam memberi hak dan kesempatan yang sama terhadap pencari kerja khususnya kaum difabel.

Walikota Mojokerto Drs. H. Masud Yunus dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih terhadap penghargaan dari ILO. Selanjutnya, disampaikan bahwa kota mojokerto telah memberi instruksi agar seluruh SKPD agar  member hak dan kesempatan yang sama terutama bagi kaum difabel. Selain itu, melalui program pendidikan inklusi dan pemberdayaan serta pelatihan kaum difabel di kota mojokerto telah diarahkan agar memiliki peluang mengisi kesempatan kerja di sector formal. Visi Kota Mojokerto sebagai kota jasa, katanya kemudian masih perlu sosialisasi dan upaya pembinaan terutama kepada sector swasta. Program pelayanan dan perlindungan social seperti layanan kesehatan, pendidikan dan angkutan kota gratis di malam hari serta trotoal yang ramah difabel dan lansia merupakan implementasi program-program pemerintah dalam mendukung pencapaian visi tersebut. Khusus kepedulian bagi kaum difabel, ke depan akan ditingkatkan dukungan dana pendidikan, pelatihan, pertemuan dan pameran produk usaha informal agar mereka juga memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya dan berkarir di masyarakat. Di tingkat provinsi Jawa Timur, dukungan terhadap kesempatan yang sama bagi kaum difabel telah dilakukan melalui Perda No.3 tahun 2013.

Selengkapnya...
 
Jadikan HUT ke 69 Prov.Jatim Sebagai Pintu Gerbang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

Surabaya, 12 Oktober 2014.  Demikian tema sambutan Gubernur Jatim-Soekarwo dalam peringatan HUT Provinnsi Jawa Timur ke 69. Selain menjadi pintu gerbang MEA 2015, melalui HUT kali ini,  diharapkan menuju Jawa Timur lebih berdaya saing, mandiri dan sejahtera. Pada hakekatnya peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, atas perjalan sejarah yang penuh dinamika dan atas kemajuan yang sudah dicapai sampai saat  ini. Soekarwo selanjutnya menyampaikan bahwa perjalan sejarah Jawa Timur yang dengan semangat gotong royong, toleran, santun, agamis adalah akhlak yang menjadi modal dasar eksistensi dan kekhasan masyarakat Jawa Timur yang diperjuangkan untuk mensejahterakan masyarakat sejak R.M.T Soerjo hingga sekarang. Ke depan kita dihadapkan 2 hal pokok, yaitu : pertama tantangan internal yaitu upaya untuk mempercepat  pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang secara korelatif mampu menurunkan jumlah penduduk miskin, menngurangi pengangguran, meningkatkan indeks pembangunan manusia serta mengurangi disparitas antar wilayah. Kedua, tantangan eksternal dalam menghadapi berbagai kesepakatan-kesepakatan ekonomi regional, khususnya untuk ASEAN dengan pembentukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dilaksanakan pada tahunn 2015, disamping kerjasama-kerjasama lainny dengan berbagai negara baik dalam skema kemitraan  bilateral (bilateral Partnership) antar pemerintah maupun antar pebisnis.

Beberapa upaya yang sedang kita demikian Soekarwo menyampaikan, sebagai bentuk keseriusan untuk memasuki MEA 2015, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal, non formal (skill) dan akses kesehatan; meningkatkan produktvitas tenaga kerja; meningkatkan kualitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM); serta mengembangkan jejaring kerjasama kemitraan dalam efisiensi skala ekonomi/ regionalisasi dengan provinsi lain. Terkait kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menuntut memiliki daya saing yang kuat dalam menghadapi MEA  2015, Soekarwo menyampaikan perlunya prioritas pada sektor pendidikan yang mampu mencetak tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan pasar kerja. Rasio pendidikan Kejuruan (SMK) dalam jangka waktu 2014-2019 diharapkan mencapai 70:30. Pengembangan SMK mini yang penyiapan skillnya dilakukan melalui Balai Latihan Kerja plus diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang siap berdaya saing dan memiliki sertifikasi standart memasuki pasar MEA 2015. Peran UMKM Jawa Timur dalam perdagangan bebas ASEAN juga sangat penting. Sektor ini sangat penting karena terdapat 11.117.439  tenaga kerja yang tersebar dalam 6.825.931 unit UMKM. Mereka harus dilindungi dan dipersiapkan secara matang, agar tidak kalah dalamm persaingan di pasar bebas melalui kebijakan skim kredit murah, kemudahan akses permodalan melalui Bank UMKM dan Bank Tani.

Terakhir, dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur adalah, pengembangan budaya lokal yang akan membentuk kearifan lokal, agar tetap terus dipelihara dan menjadi karakeristik yang akan tetap dinamis di tengah kemajuan peradaban bangsa ini.(bdr/10/2014)

 
Muhaimin : Tenaga Kerja Sektor Penerbangan Harus Siap Hadapi AEC 2015

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta industri penerbangan di Indonesia agar menyiapkan para tenaga kerjanya sehingga siap berkompetisi dalam era Asean Economic Community (AEC) yang segera berlaku awal tahun 2015.

Persaingan antar perusahaan penerbangan di tingkat ASEAN akan semakin ketat pada tahun depan. Oleh karena itu, kesiapan sumberdaya yang berkualitas dan memilki berkompetensi tinggi menjadi sebuah kewajiban, kata Menakertrans Muhaimin Iskandar seusai menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen PT Garuda Indonesia dengan beberapa serikat pekerjanya di Jakarta pada Selasa (2/9).


Penandatangan PKB periode 2014-2016 ini melibatkan manajemen PT Garuda dengan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (Apg), Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) Dan Serikat Pekerja Awak Kabin Garuda Indonesia (Sepakgi).

Muhaimin mengatakan Indonesia mau tidak mau harus dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat bersaing dengan sejumlah negara ASEAN dalam menghadapi AEC 2015.

Untuk menghadapi persaingan di sektor penerbangan, manajemen dan seluruh karyawan Garuda Indonesia harus terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dibidang masing-masing. Ini berlaku juga bagi maskapai penerbangan Indonesia lainnya, kata Muhaimin.

Dalam memenangkan persaingan antar maskapai di Asean kata Muhaimin industri penerbangan di Indonesia harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan. Oleh karena itu kesiapan SDM menjadi perhatian utama agar bisa bersaing dengan maskapai-maskapai kelas dunia lainnya,
Tingkat kepercayaan para penumpang sangat menentukan keberhasilan indsutri penerbangan. Ini tentunya memberikan tantangan dan peluang tersendiri dalam memprioritaskan kenyamanan dan keselamatan penerbangan, kata Muhaimin.

Untuk mendukung kondisi tersebut, kata Muhaimin industri penerbangan harus memperhatikan juga faktor keselamatan dan kesehatan para kru pesawat, pilot, awak kabin dan seluruh pekerja yang terlibat dalam sektor penerbangan. Faktor yang tidak kalah penting adalah terus melakukan perawatan dan pemeliharaan pesawat serta menjaga dan meningkatkan mutu, kualitas pelayanan, termasuk penyediaan makanan dan minuman selama penerbangan, kata Muhaimin.

Namun yang terpenting kata Muhaimin menambahkan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan manajemen di perusahaan jasa penerbangan menjadi kunci bagi kemajuan dan produktivitas perusahaan.

Adalah lumrah apabila dalam hubungan kerja di tingkat perusahaan terkadang timbul perbedaan pendapat, perdebatan ataupun perselisihan kerja yang melibatkan pekerja/buruh dan pengusaha atau manajemen perusahaan. Namun yang terpenting, perselisihan kerja itu harus segera diselesaikan melalui dialog-dialog formal dan nonformal antara pekerja-pengusaha sehingga hubungan industrial di perusahaan tetap kondusif dan harmonis, kata Muhaimin.

Dikatakan Muhaimin, terjadinya ketidakcocokan dan perselisihan antara pihak pengusaha dan buruh adalah dinamika dalam hubungan kerja. Pemerintah terus mendorong agar setiap masalah yang timbul dapat diselesaikan melalui dialog terbuka dalam forum lembaga kerjasama (LKS) Bipartit di masing-masing perusahaan.

Pengalaman menunjukkan perusahaan yang memiliki dan memfungsikan LKS Bipartit dengan baik mampu menciptakan dan memelihara hubungan baik antara pengusaha denganpekerja sehingga dapat mencegah terjadinya perselisihan sedini mungkin dan melahirkan ketenangan bekerja dan berusaha," kata Muhaimin.

Pusat Humas Kemnakertrans

 

 
MEA 2015, Berpotensi Kurangi Pengangguran

Salah satu bagian penting menjelang Masyarakat Ukonomi ASEAN (MEA) 2015 adalah persoalan tenaga kerja. Akses pasar bebas itu akan membuka jalan bagi msayarakat untk mencari lapangan kerja di mancanegara. Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim Edi Purwinarto mengatakan , pasar bebas akan menjadi peluang bagi semua pemangku kepentingan, termasuk sumser daya manusia (SDM). Hal itu  berpotensi besar untuk mengurangi tingkat perangguran. "Namun, yang jadi persoalan , beberapa besar kesiapan kita untuk menerima peluang itu," katanya saat rapat koordinasi BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemprov Jatim Kemarin (2/10).

Saat ini pihakntya menggarap program antar kerja antar daerah. Tujuan program tersebut adalah menekan tingkat pertumbuhan tenaga kerja asing (TKA) yang masuk." Sekarang kami sudah bekerja sama dengan pemerintahan di Batam. Disana dlam setahun tersedia 10 ribu lapangan kerja. Mekanismenaya, kami melatih di Jatim sesuai permintaan yang dibutuhkan di bagian apa, maka kami akan bekali dengan ketrampilan tersebut," ujarnya.


Selain Batam, Disnakertrans bekerjasama dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, menurut Edi, upaya tersebut tepat untuk menyikapi pasar bebar karena di masa itu tidak bisa membatasi masuknya TKA. Yang harus dilakukan adalah menyikapi SDM berkompeten. Edi menyatakan, jumlah TKA di Jatim setiap tahun selalu meningkat. Sampai saat ini terdapat 2.000 TKA di Jatim. Dia mengakui TKA juga bermanfaat bagi Indonesia. Kehadiran mereka bisa mentransfer keahlian dan menjadi media belajar bagi pekerja tanah air.

Untuk menyiapkan SDM yang ahli berkompeten, Disnakertransduk mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK). Saat ini pihaknya memiliki 16 bidang pelatihan seperti otomotif, IT, pertukangan, manajemen dan tata boga." Kami berusaha melahirkan alumni yang mampu bersaing dengan TKA. Di BLK, kami berfokus pada kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja sekarang,"tuturnya. Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakekrjaan Jatim Rizani Usman mengatakan, selain meningkatkan  mutu, memberikan penjaminan kepad tenaga kerja itu penting. Dengan bagitu, loyalitas pekerja semakin semakin bertambah dan nSDM sebagai aset perusahaan juga terjaga.

Rizani menghimbau kepada perusahaan swasta agar mengikuti keryawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan."Begitu pula instansi pemerintah, yang per Juli tahun depan aparatus negara seperti Polri, TNI dan pejabat pemerintah pusat serta daerah mendapat perlindungan. Berdanya, iuran mereka ditanggung APBN dan APBD." tandasnya.

edisi : Jawa Pos -Jum'at, 3 Oktober 2014

 

 
MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaTerakhir

Halaman 1 dari 56

Menu Lain

Quick Link

 

Data Pengunjung

Kami punya 70 tamu online
DINAS TENAGA KERJA, TRANSMIGRASI DAN KEPENDUDUKAN
PROVINSI JAWA TIMUR
Jl. Dukuh Menanggal 124-126 - Surabaya
Telp./Fax. : 031-8284078, 8280254
E-Mail : disnakerprovjatim@yahoo.com
- Sebaiknya Menggunakan Browser Mozilla Firefox Dengan Resolusi 1280 x 1024 -